• Selamat datang! semoga artikel saya bermanfaat buat para pembaca. Like, Comment dan Share kalian sangat membantu untuk perkembangan blog ini agar menjadi lebih baik lagi. Terima Kasih
  • Ami dolah: wallahi nab ane dolah Ameh jenab: eh iye dolah,mau ngapain ente?ude mut aje sono jangan ganggu ane
  • Lo terganggu sama HOTSPOT SHIELD yang suka muncul di jendela browser lo?? nih gue kasih tau caranya, ga pke ribet
  • Eclair adalah kue kering yang berbentuk panjang, berisi krim pasta. Kalau lo tau apa itu kue sus, bisalah gue sebut Eclair ini adalah jelmaan versi panjangnya.

Sabtu, 14 Desember 2013

DIALOG SEORANG SYEIKH DENGAN SEORANG GURU TENTANG ROKOK

Guru : Syeikh, menurut saya rokok itu tidak haram

Syeikh : kenapa?

Guru : (tak ada dalilnya) Saya ingin tahu, satu ayat saja yg menyebutkan ‘ diharamkan atas kalian rokok’

Syeikh : Apakah Anda makan jeruk, apel maupun pisang?

Guru : Iya

Syeikh : Apakah ada ayat yang menyebutkan bahwa jeruk, apel maupun pisang itu halal?

Guru : Tidak ada

Syeikh : Bagaimana tidak ada, bagaimana Al Qur’an tidak menyebutkan mana yang halal dan mana yang haram, padahal Qur’an itu pedoman umat. Coba perhatikan firman Allah Ta’ala dalam surat al-A’raf : (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan MENGHALALKAN bagi mereka segala yang BAIK dan MENGHARAMKAN bagi mereka segala yang BURUK..(QS al A’raf 157)

Maka segala yang baik semisal daging, jeruk, apel...susu dll itu termasuk yang baik-baik sehingga termasuk yg dihalalkan. Adapun yg buruk2, maka Allah mengharamkannya.

Guru : Menurut kami, rokok itu termasuk thayyibaat (yg baik-baik), meskipun menurut Anda tidak baik

Syeikh : Anda punya istri?

Guru : ya

Syeikh: : Anda punya anak?

Guru : ya

Syeikh : Jika kau lihat anakmu mengunyah permen, apakah kamu ridha?

Guru : ya, tidak masalah

Syeikh : Kalau kau lihat anakmu sedang menghisap rokok, apakah kamu ridha?

Guru : tidak

Syeikh : kenapa?

Guru : krn itu tidak baik (yakni termasuk sesuatu yang buruk)

Syeikh : Jika itu sesuatu buruk, bukankah msk yg haram? Bagaimana pula jika yg merokok itu istrimu?

Tiba-tiba sang guru mengeluarkan bungkusan rokok dari sakunya, ia meremas degan tangannya lalu menginjak dengan kakinya, lalu ia berkata “Mulai sekarang wahai Syeikh, saya bertaubat kepada Allah dari rokok.”

Jumat, 13 Desember 2013

Yang Sedikit, Yang Besar Pahalanya

Ketahuilah, bahwa kebajikan yg sedikit itu dipandang besar di sisi اَللّهُ سبحانه وتعالى, dan setiap usaha baik yg anda kerjakan adalah sedekah.

Karena itu, jangan sekali² memperkecil arti sesuatu yg anda lakukan dari kebajikan, sehingga karenanya anda berhenti melakukannya.

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم telah bersabda, "Jangan sekali² kamu memandang rendah sesuatu kebajikan yg anda lakukan, betapa pun kecilnya, meski bertemu dengan saudaramu dengan wajah yg manis.

Dan sedekahkanlah sesuatu di pagi hari, walaupun sedikit saja, dan jadikanlah sedekah itu pada pagi hari, karena sesungguhnya bala' itu tidak akan menyusuli sedekah !"

Maksud Hadist tersebut, sbagaimana diriwayatkan ialah, bahwa sedekah itu akan menjadi dinding antara anda dengan bencana yg datang menuju anda.

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Bersegeralah dalam bersedekah, karena sedekah itu tidak dilewati oleh bencana" (HR. Ath-Thabrani)

Jika seorang peminta sedekah datang meminta sedekah kepadamu, janganlah engkau menolaknya sama skali, malah hendaknya engkau memberi, walo sedikit.

Jika engkau tidak mampu memberi, jangan pula engkau menghardik, apalagi mencaci makinya.

Hendaklah engkau menolaknya dengan lemah lembut dan wajah yg manis.

Karena, sekiranya ia menghardik peminta² itu dengan sekali hardikan, lalu memberikan separuh hartanya sesudah hardikan itu, niscaya dosa hardikan itu lebih berat ketimbang pahala harta yg diberikannya tadi, ato sekurang²nya, pahala harta yg diberikannya itu tidak bisa mengimbangi dosa hardikan tadi !!

Perhatikan, jangan anda menolak peminta sedekah yg pertama datang kepada anda,, Ingatlah baik² !!

Dampak Pandangan Terhadap Hati Manusia

Pandangan mata memiliki dampak yg luar biasa terhadap hati manusia.
Pendengaran dan penglihatan ibarat 2 pintu yg terbuka dan tersambung ke dalam hati.
Sgala sesuatu yg masuk melalui 2 pintu tersebut akan langsung tembus ke dalam hati.

Apapun akan menimbulkan dampak, baik positif maupun negatif.
Oleh sebab itu, seorang Mukmin harus memelihara pandangannya !

Memandang bacaan Al-Qur'an, memandang wajah orang² beriman yg dibarengi dengan rasa cinta, memandang wajah wajah kedua orang tua yg dibarengi dengan rasa hormat, memandang wajah suami/istri dengan kasih sayang, memandang alam untuk mentafakkuri kekuasaan اَللّهُ, akan berdampak pada keimanan di dalam hati.

Sebaliknya, memandang wanita bukan mahram, memandang hal² yg membangkitkan syahwat, mengintip rumah orang lain, memandang orang Muslim dengan sinis, memandang keglamouran dunia dengan rasa bangga dan kagum, smuanya itu akan berdampak pula ke dalam hati !

Bahkan tidak jarang, akibat 1 kali pandangan aja, seseorang bisa terputus dari Tuhannya sepanjang hayat.
Tidak jarang pula, akibat 1 kali pandangan, seseorang terjerumus pada kenistaan !

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Dan janganlah kamu perlihatkan kedua matamu kepada apa yg telah Kami berikan kepada golongan² dari mereka, yaitu gemerlap kehidupan dunia, yg Kami jadikan fitnah kepada mereka. Karunia Tuhan kamu lebih baik dan lebih kekal" (QS. Tha Ha, 20;131)

Rabu, 11 Desember 2013

Janganlah Membenci Kebenaran

Seseorang yg beroleh teguran, agar berbuat yg baik dan menjauhi yg munkar, hendaklah memelihara dirinya dari bersifat takabur, angkuh dan menolak kebenaran.

Atau, berkata kepada orang yg menegurnya, "Jagalah dirimu sendiri !" Ato mengucapkan perkataan yg mengandung kebencian kepada kebenaran.

Sebab, dikhawatirkan orang itu akan ditimpa laknat ato murka اَللّهُ سبحانه وتعالى, sehingga menjadilah ia seperti orang yg dimaksudkan oleh firman اَللّهُ berikut ini,

"Dan apabila dikatakan kepadanya, 'Bertakwalah kepada اَللّهُ', bangkitlah kesombongannya yg menyebabkan berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yg seburuk-buruknya" (Al-Baqarah, 2;206)

Akan halnya orang yg menyuruh berbuat kebaikan dan meninggalkan yg jahat, maka ia tidak menanggung sesuatu pun setelah menunaikan tugasnya.

Jika ditentang ato disakiti oleh sebab nasehatnya tadi, maka ia akan memperoleh ganjaran yg lebih besar dan pahala yg lebih banyak. Lantaran itu, hendaklah ia bersabar dan tidak menggerutu.

Dalam menjalankan tugas itu (menyampaikan nasehat), hendaklah ia berniat di dalam hati untuk menyelamatkan diri sendiri dan saudaranya dari dosa.

Sebenarnya, orang yg menyuruh berbuat baik dan melarang berbuat jahat itu telah berusaha menyelamatkan jiwanya, baik orang yg diserunya mengikutinya nasehatnya maupun tidak.

مـاشــاءاللـــــه لاقـــــوةالابااللــــــــه

("An-Nashaaih Ad-Diniyah Wal-Washaaya Al-Imaaniyah", Sayyidinal Imam Al-'Allamah, Al-Quthb, Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad رضي الله عنـه)

Larangan Memukul Anak

Janganlah kamu memukul anak- anak kamu di sebabkan mereka menangis dalam masa setahun. Karena pada empat bulan pertama kelahirannya Ia bersyahadat LAA ILAAHA ILLALLAH. Pada empat bulan kedua pula ia berselawat ke atas Nabi SAW Dan pada empat bulan seterusnya pula ia mendoakan kedua ayah bunda nya. ( H.R. Abdullah Ibnu Umar r.a. )


Rasulullah SAW Bersabda :Anak-anak sebelum sampai ia baligh maka apa-apa yang di perbuat nya daripada kebaikan maka di tuliskan untuknya dan kedua ibu bapaknya.


Dan apa yang di perbuat nya daripada kejahatan maka tiadalah di tulis untuk nya dan tidak pula di tulis untuk kedua ibu bapaknya. Apabila ia telah baligh maka berlakulah yang di tulis itu atasnya ia itu segala amal baik atau buruknya. ( H.R.Imam Anas bin Malik r.a.)


Rasulullah SAW Bersabda :Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada. (HR. Muslim)